Berhenti Menggunakan Moisturizer Skintific

Moisturizer Skintific memiliki tekstur yang sangat enak di kulit. Gampang menyerap dan melembapkan dengan cukup baik. Saya sampai repurchase. Jarang sekali saya membeli produk skincare berulang. Saking cintanya saya pada Skintific, saya juga meracuni orang-orang sekitar untuk mencoba. Namun, setelah habis hampir dua jar, saya memutuskan untuk berhenti memakai produk itu.

Produk yang saya pakai adalah Moisturizer Skintific 5x Ceramide dengan kemsan berwarna biru. Fungsi utamanya untuk melembapkan dan membentuk lapisan penjaga kelembapan kulit. Selama 2 bulan pemakaian, I had no complaint. Masuk ke musim kemarau dengan angin kencang, performa moisturizer Skintific mulai diuji.

Moisturizer Skintific tidak begitu tahan untuk cuaca yang agak ekstrim. Akhir bulan Agustus saat angin mulai berhembus kencang, kulit wajah mulai terasa kasar sekali. Pertanda kulit menjadi lebih kering. Saya pun mulai mengoleskan pelembap lebih intens, 2-3 kali sehari.

Semakin lama ada perubahan lain di kulit, yaitu perubahan warna dan sensitivitas. Kulit saya menjadi semakin cerah, atau mungkin lebih tepatnya putih. Saya bisa sedikit mentoleransi perubahan warna, tapi sayangnya perubahan itu disertai dengan peningkatan sensitivitas.

Setiap perubahan emosi atau ketika saya terekspos pada cahaya matahari, kulit terasa lebih hangat dan menunjukan warna kulit yang lebih merah. Saya kurang suka dengan perubahan ini.

Apakah efek ini mungkin berasal dari produk lain? Hmmmm saya menghentikan penggunaan produk retinol dan hanya menggunakan Moisturizer Skintific selama 1 minggu. Hasilnya, masih sama. Kemudian, saya putuskan untuk berhenti pakai Skintific dan mencoba pelembap lain. Setelah itu, baru lah warna dan sensitivitas kulit kembali normal dalam hitungan hari.

Nah, dari pengalaman itu saya belajar bahwa:

1. Harus lebih telilti dalam melihat komposisi dan manfaat produk. Mungkin suatu produk memiliki fungsi utama melembapkan, tapi terkadang ada zat-zat lain yang juga memberikan efek tambahan seperti mencerahkan atau memutihkan.

2. Memperhatikan perubahan cuaca. Harus lebih bersiap apabila terdapat perubahan cuaca. Mungkin suatu produk akan baik digunakan dalam kondisi lebih dingin atau lebih panas. Yang pasti, berdasarkan pengalaman di saat cuaca ekstrim kulit memerlukan perawatan tambahan juga. Tidak bisa 100% bergantung pada satu produk.

3.Perhatikan juga resiko peningkatan sensitivitas kulit setelah memakai produk dengan efek memutihkan atau mencerahkan.

Saat ini saya pakai pelembap berbahan dasar minyak. Kulit masih ada yang terasa kasar, tetapi lebih baik dari performa Skintific di kulit saya. Intinya sih, kulit sedikit lebih lembap, tidak terlalu kasar, tidak terlalu sensitif dan tidak terlalu ‘putih’.

Pokoknya saya ingin kulit sehat saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *